kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Emas Bertahan di Atas US$ 3.800 per ons troi pada Senin (29/9), Ini Pemicunya


Senin, 29 September 2025 / 09:10 WIB
Harga Emas Bertahan di Atas US$ 3.800 per ons troi pada Senin (29/9), Ini Pemicunya
ILUSTRASI. Ingots of 99.99 percent pure gold are placed in a workroom at Krastsvetmet precious metals plant in the Siberian city of Krasnoyarsk, Russia, January 31, 2023. REUTERS/Alexander Manzyuk


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas turun tipis ke sekitar US$ 3.805 per ons troi pada hari Senin (29/9) dibanding akhir pekan lalu. Ini sedikit di bawah rekor tertinggi yang dicapai minggu lalu. Harga emas ,asoj didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga AS lebih lanjut dan dolar yang lebih lemah. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (29/9), data menunjukkan pada hari Jumat bahwa data inflasi PCE AS sesuai dengan ekspektasi, memperkuat taruhan bahwa Federal Reserve dapat terus melonggarkan kebijakan akhir tahun ini. 

Baca Juga: Potensi Cuan 39,97% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini (29/9/2025) Bergerak Kemana?

Pasar saat ini memperkirakan peluang 90% penurunan suku bunga pada bulan Oktober dan sekitar 65% kemungkinan langkah tambahan pada bulan Desember. 

Pada saat yang sama, investor memantau risiko potensi shut down pemerintah AS, yang dapat menunda rilis data pasar tenaga kerja utama dan mempersulit proses pengambilan keputusan Fed. 

Di sisi perdagangan, Presiden Donald Trump minggu lalu mengumumkan putaran tarif baru yang menargetkan obat-obatan, truk, dan furnitur impor, yang akan berlaku pada 1 Oktober. Ini menambah ketidakpastian lebih lanjut pada prospek ekonomi AS dan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×