kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Harga emas bergerak datar menunggu rilis The Fed


Rabu, 22 November 2017 / 07:51 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas mendaki perlahan-lahan dalam dua hari belakangan. Rabu (22/11), harga emas untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange naik tipis ke US$ 1.281,80 per ons troi.

Kemarin, harga emas naik 0,5% ke posisi US$ 1.281,70 per ons troi. "Setelah harga emas merosot di hari Senin, ada aksi bargain hunting di pasar," kata David Meger, director of metal trading High Ridge Futures kepada CNBC.

Kenaikan harga emas ini juga didukung oleh pelemahan indeks dollar AS pada hari Selasa. Pasar valuta dan komoditas menunggu rilis notulen pertemuan Federal Reserve bulan November. Notulen akan dirilis hari ini.

Para analis pasar komoditas mengatakan, kenaikan suku bunga bulan Desember sudah priced in. "Kemungkinan, kenaikan suku bunga akan lebih banyak di tahun depan dan memberi sentimen negatif atas harga emas. Tapi The Fed akan mencermati inflasi sebelum menentukan berapa kali kenaikan," kata Jens Pedersen, analis Danske Bank.

Berdasarkan rencana awal The Fed, bank sentral AS ini akan menaikkan suku bunga tiga kali tahun depan dan dua kali lagi pada tahun 2019. Tahapan kenaikan suku bunga ini bisa berubah seiring pergantian orang nomor satu di bank sentral pada Februari 2018 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×