kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram, Waktunya Profit Taking?


Senin, 19 Januari 2026 / 15:02 WIB
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram, Waktunya Profit Taking?
ILUSTRASI. Harga emas Antam melesat pecah rekor Rp 2.703.000 per gram. Analis sebut peluang profit taking terbuka, namun ada juga saran untuk tetap hold. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas batangan Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali memecahkan rekor.

Pada Senin (19/1/2026), harga pecahan satu gram emas Antam berada di level Rp 2.703.000 per gram atau naik Rp 40.000 dibandingkan dengan harga pada Sabtu (17/1/2026) lalu di level Rp 2.663.000 per gram.

Menanggapi hal tersebut, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, bilang peluang bagi investor untuk melakukan aksi ambil untung atau profit taking cukup terbuka.

Jika memang sudah waktunya, Lukman menyebut bahwa investor bisa mencairkan sebagian keuntungan dari hasil investasi emas Antam dengan perkiraan sekitar 10%–20% dari total investasi.

"Namun, saya sarankan juga untuk tetap hold," kata dia, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Harga Emas Logam Mulia Berpotensi Capai Rp 2,8 juta per Gram Pekan Ini, Cek Pemicunya

Di sisi lain, investor baru juga tetap bisa berinvestasi emas Antam. Di atas kertas, momen terbaik untuk membeli emas Antam yaitu ketika terjadi koreksi. Akan tetapi, momen tersebut jelas tidak dapat diprediksi.

Alhasil, Lukman menyarankan agar investor baru tetap melakukan akumulasi pembelian emas Antam secara bertahap, baik ketika sedang fase koreksi maupun sebaliknya.

Lebih lanjut, Lukman bilang tidak ada yang bisa memprediksi arah harga emas dunia, termasuk emas Antam, secara tepat. Kendati demikian, konsensus analis memprediksi harga emas akan naik paling tidak 10% pada 2026.

"Sentimen utama harga emas adalah geopolitik, sedangkan dunia sering menghadapi situasi dan eskalasi geopolitik yang mendadak dan tidak diperkirakan," pungkas dia.

 

Selanjutnya: Greenwoods Gandeng Banyan Group Garap Hunian Premium di Jimbaran

Menarik Dibaca: Promo Cokelat SilverQueen-Cadbury di Alfamidi, Mulai Rp 8.900 sampai 31 Januari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×