kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga CPO turun karena kelebihan pasokan


Jumat, 11 Januari 2019 / 17:09 WIB


Reporter: Aldo Fernando | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ditutup merosot ke level RM 2.164 pada perdagangan Kamis (10/1). Harga CPO sempat menguat 0,18% ke level RM 2.182 pada perdagangan Rabu (8/1).

Analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar berpendapat, penurunan harga CPO salah satunya disebabkan oleh oversupply CPO. Hari ini (10/1), Malaysian Palm oil Board (MPOB) merilis data kinerja sawit di sepanjang Desember 2019.

Produksi CPO Malaysia per Desember 2018 menurun tipis sebesar -2,01% ke 1,81 juta ton. Untuk ekspor CPO naik sedikit sebesar 0,58% ke angka 1,38 juta ton. Untuk cadangan CPO meningkat sebesar 6,92% ke angka 3,21 juta. Praktis, ini menyebabkan pasokan berlimpah dan menekan harga CPO.

Selain itu, Deddy mencatat, merosotnya harga CPO hari ini imbas dari melambatnya inflasi China. “Kondisi ini tampaknya memberikan sentimen negatif karena China adalah pasar terbesar komoditas hingga kini,” jelasnya
.
Namun, Deddy optimis, harga CPO masih berpotensi menguat selama harga stabil bergerak di atas RM 2.000. “Selain itu, turunnya bea impor CPO di India dapat menjadi katalis positif bagi harga CPO,” pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×