kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.496   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.729   -129,79   -1,89%
  • KOMPAS100 895   -20,76   -2,27%
  • LQ45 659   -10,73   -1,60%
  • ISSI 243   -4,60   -1,86%
  • IDX30 372   -4,86   -1,29%
  • IDXHIDIV20 456   -5,48   -1,19%
  • IDX80 102   -1,93   -1,86%
  • IDXV30 130   -1,78   -1,35%
  • IDXQ30 119   -1,15   -0,95%

Hang Seng Berikan Sinyal Bearish


Minggu, 28 November 2010 / 22:59 WIB
Lahan Rawa Dibuat Menjadi Lahan Sawah


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Saham di China dan Hongkong akhirnya ditutup dalam kondisi bearish. Investor tetap berhati-hati terhadap kemungkinan Beijing mengambil tindakan lebih agresif untuk mengendalikan inflasi.

Banyak kalangan investor memprediksi akan kembali ditingkatkannya kebijakan rasio kecukuan modal di China dan kenaikan suku bunga lebih lanjut di akhir tahun. Hal tersebut membuat indeks Hang Seng tergelincir 0,8% menajdi 22.877,25. Level pada Jumat (26/11) lalu menjadi level terendah selama hampir delapan minggu terakhir.

Hang Seng telah terkoreksi lebih dari 8% sejak rally pasar global membantu indeks ke level tertinggi 29 bulan diawal bulan ini. Untungnya, indeks masih tercatat naik sekitar 5% secara hitungan tahunan.

Ahim, Pengamat Pasar Modal memprediksi secara intraday, pada Senin (29/11) Hangseng masih memberikan sinyal bearish dengan target test level 22.584. "Kalau diamati secara fibonacci retracement, indeks bergerak dengan rentang 20.222 hingga 24.946," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×