kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gunung Raja Paksi (GGRP) anggarkan capex US$ 54 juta - US$ 72 juta tahun di 2022


Jumat, 10 Desember 2021 / 18:15 WIB
Gunung Raja Paksi (GGRP) anggarkan capex US$ 54 juta - US$ 72 juta tahun di 2022
ILUSTRASI. Pabrik baja PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP)


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) sudah siap menghadapi tahun 2022. Bahkan, perusahaan sudah memiliki sejumlah agenda ekspansi untuk tahun depan.

Direktur Gunung Raja Paksi Harianto mengatakan, perusahaan menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar US$ 54 juta - US$ 72 juta untuk tahun buku 2022.

“Sumber pendanaan di ekspektasi dari kombinasi financing dari bank dan dana kas internal perseroan sendiri,” ujar Harianto dalam acara paparan publik virtual yang digelar Jumat (10/12).

Beberapa agenda ekspansi yang tengah GGRP kawal di antaranya yakni ekspansi fasilitas Light Section Mill (LSM) dan  Medium Section Mill. Fasilitas LSM GGRP menghasilkan produk  produk-produk baja I dan H section (produk I Beam dan H Beam).

Melalui ekspansi fasilitas, GGRP merencanakan kenaikan kapasitas produksi fasilitas LSM dari semula sekitar 480.000 ton per tahun menjadi 980.000 ton per tahun.

Baca Juga: Gunung Raja Paksi (GGRP) targetkan ekspansi proyek LSM rampung semester I-2022

 

Target GGRP, pengerjaan konstruksi untuk proyek ekspansi LSM bisa rampung pada paruh pertama tahun 2022. Saat ini, kemajuan pengerjaan konstruksi ini sudah mencapai 90%.

Sementara itu, Proyek MSM merupakan proyek peremajaan mesin pada fasilitas Medium Section Mill. Proyek ini bakal meningkatkan kapasitas produksi fasilitas MSM dari semula 400.000 ton per tahun menjadi 600.000 ton per tahun.

“Kami harapkan MSM bisa memasuki tahap commissioning pada tahun 2023,” ujar Direktur GGRP, Biplab Kumar Dutta yang turut hadir dalam acara paparan publik.

Sedikit informasi, kapasitas produksi baja dan turunan GGRP berjumlah 2,2 juta ton per tahun. Emiten baja yang telah melantai sejak tahun 2019 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memiliki lebih dari 30 produk terspesialisasi pada semua kategori seperti flat, long, medium, light weight, dan sebagainya.

Baca Juga: Gunung Raja Paksi (GGRP) targetkan pertumbuhan pendapatan 50%-70% pada 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×