kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Grup Rajawali diisukan akan melepas Eagle High


Rabu, 14 Maret 2018 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu hangat kembali muncul dari Grup Rajawali. Konglomerasi bisnis milik pengusaha Peter Sondakh ini kabarnya akan kembali menjual sisa kepemilikannya dalam PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).

PT Rajawali Capital Internasional saat ini memiliki 11,86 miliar atau setara 37,64% saham BWPT. Kabarnya, saham tersebut yang bakal dilepas kepada dua calon investor strategis.

Salah satu calon investor itu adalah Grup Salim. Satu calon lagi merupakan nama lama yang memang sudah menjadi bagian dari BWPT, yakni Federal Land Development Authority (Felda). Saat ini, Felda menguasai 11,66 miliar atau setara 37% saham BWPT melalui anak usahanya, FIC Properties Sdn Bhd.

Informasi yang KONTAN peroleh, rencana penjualan ini muncul lantaran sejatinya dalam transaksi yang dilakukan antara Felda dan Rajawali pada tahun lalu itu masih menyimpan sebuah perjanjian. Isi perjanjiannya, akan ada black period selama satu tahun.

Setelah black period itu selesai, Rajawali kembali memiliki opsi untuk menjual saham BWPT kembali. Tentu dengan posisi Felda sebagai calon pembeli prioritas.

Grup Salim juga sejatinya tak asing dalam lingkup bisnis Rajawali. Perusahaan ini sebelumnya telah menguasai 48,27% saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×