kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Gihon menyerap dana IPO untuk ekspansi menara


Minggu, 19 Agustus 2018 / 18:35 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham GHON dan TDPM di BEI


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) memanfaatkan dana hasil initial public offering (IPO) untuk melakukan ekspansi. Perusahaan ini memanfaatkan dana Rp 178,8 miliar hasil IPO untuk pelunasan pinjaman bank dan ekspansi menara.

Monika Ferolina Siallagan, Direktur Independen Gihon membenarkan bahwa dana IPO untuk mendukung ekspansi di semester I. Tercatat, perusahaan ini membangun menara dan kolokasi dengan total 63 penyewaan.

"Semester I, Juni 2018 ada 38 menara dan 25 kolokasi, total 63 penyewaan," kata Monika kepada Kontan.co.id, Minggu (19/8).

Catatan Kontan.co.id, GHON menargetkan pertumbuhan di level 15%, salah satunya dengan ekspansi penambahan menara baru. Pembangunan menara dibidik di luar Jawa seperti Kalimantan, Sumatra, Sulawesi hingga Papua.

Perusahaan ini menyewakan BTS kepada operator telekomunikasi dengan masa sewa berdurasi 10 tahun. Saat ini hampir seluruh operator telekomunikasi domestik merupakan klien Gihon. "PT XL Axiata Tbk (EXCL) adalah penyewa terbesar kami," lanjutnya.

XL Axiata saat ini menjadi klien terbesar dengan komposisi 51% penyewaan menara, disusul PT Telekomunikasi Seluler dengan 17%, PT Hutchinson Tri sebesar 14% dan PT Indosat Tbk sebesar 9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×