kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gedung pameran terbesar di RI selesai Juli 2014


Senin, 23 September 2013 / 15:10 WIB
Gedung pameran terbesar di RI selesai Juli 2014
ILUSTRASI. Tips Lancar dan Sukses Menghadapi UTBK-SBMPTN 2022 dari Unpad, Yuk Catat. ANTARA FOTO/Maulana Surya/wsj.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) memastikan Indonesia International Expo akan selesai pembangunannya pertengahan tahun depan. Gedung yang akan menjadi gedung pameran terbesar di Indonesia tersebut dibangun di kawasan Serpong, Tangerang, Banten.

Dany Budiharto, Direktur Operasional DYAN menyebutkan, saat ini progres pembangunan gedung sudah mencapai 40%. "Luas gedung dengan nama Indonesia International Expo 240.000 meter persegi (m2), ini akan menjadi gedung pameran terbesar di Indonesia. Jauh lebih luas dibanding di Kemayoran yang luasnya sekitar 35.000 m2 dan di Senayan 28.000 m2," pamer Dany kepada wartawan usai Public Expose, Senin (23/9).

Dany menyampaikan, gedung tersebut sudah memiliki satu agenda pameran terbesar setelah selesai dibangun. Dia bilang penyelenggaraan, Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2014 yang kini diselenggarakan di Jakarta International Expo akan di pindahkan ke gedung baru tersebut.

Budi Yanto Lusli, Direktur Keuangan DYAN menjelaskan, investasi pembangunan gedung mencapai Rp 2,1 triliun. Nantinya, DYAN akan memiliki saham 5,1% dari gedung tersebut. Sisanya, gedung Indonesia International Expo itu dimiliki 51% oleh Kompas Gramedia Group dan 49% Sinar Mas.

Dari kepemilikan saham di Kompas Gramedia, DYAN memiliki saham 10%. Budi menjelaskan, bahwa biaya investasi yang dikeluarkan untuk gedung itu sekitar Rp 32 miliar. Sementara itu, dari total investasi Rp 2,1 triliun, 70% pendanaan berasal dari perbankan dan 30% dari perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×