kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.211   48,00   0,28%
  • IDX 7.542   -17,77   -0,24%
  • KOMPAS100 1.031   -8,30   -0,80%
  • LQ45 736   -7,70   -1,04%
  • ISSI 273   -0,06   -0,02%
  • IDX30 401   0,75   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   5,09   1,05%
  • IDX80 115   -0,96   -0,82%
  • IDXV30 141   2,14   1,54%
  • IDXQ30 129   0,46   0,36%

Garap PLTU, PTBA bentuk joint venture


Selasa, 04 September 2012 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Setidaknya ada dua alasan dasar mengapa seseorang perlu memiliki polis asuransi penyakit kritis./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/03/2020


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan pembentukan joint venture dengan China Huadian untuk proyek PLTU Sumsel 8 berkapasitas 2x620 MW bisa rampung bulan ini.

"Kami harapkan konstruksinya bisa dimulai bulan depan," ujar Direktur Utama Bukit Asam Milawarma, Selasa (4/9).

Porsi Bukit Asam dalam perusahaan joint venture tersebut sebesar 45% sedangkan China Huadian sebesar 55%. Kebutuhan batubara di PLTU Sumsel 8 ini sepenuhnya disuplai oleh Bukit Asam sebanyak 5 juta ton per tahun.

Milawarman menuturkan, investasi untuk proyek ini mencapai US$ 1,5 miliar. Pendanaanya sebesar 75% bersumber dari pinjaman perbankan China, yaitu China Development Bank (CDB).

"Sisanya dari equity," ujar Milawarma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×