kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sejak dibuka, saham PTBA bergerak di zona merah


Selasa, 04 September 2012 / 11:13 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) ditransaksikan di zona merah sejak dibuka pagi ini (4/9). Pada pukul 11.02, saham PTBA turun 0,34% menjadi Rp 14.600.

Data Bloomberg menunjukkan, tiga sekuritas yang paling gencar melepas saham ini adalah: Pacific Duaribu Investindo senilai Rp 1,175 miliar, Indo Premier Securities senilai Rp 363,750 juta, dan Bahana Securities senilai Rp 92,300 juta.

Sepertinya, investor belum memandang positif rencana PTBA untuk mengembangkan jalur kereta api batubara Muara Enim-Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan. Diperkirakan, ekspansi ini membutuhkan dana senilai Rp 10 triliun.

"Pembangunan ini merupakan langkah yang positf untuk PTBA. Nantinya, dengan jalur KA dari Muara Enim-Tanjung Api-Api tersebut akan meningkatkan kapasitas pengangkutan batubara hingga mencapai 20 juta ton per tahun," jelas Betrand Reynaldi, Kepala Riset eTrading Securities.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×