kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Gara-Gara Trump vs Xi Jinping, Harga Bitcoin Terjun Bebas ke US$ 108.000


Sabtu, 11 Oktober 2025 / 10:27 WIB
Gara-Gara Trump vs Xi Jinping, Harga Bitcoin Terjun Bebas ke US$ 108.000
ILUSTRASI. Harga Bitcoin sempat terperosok ke kisaran US$ 108.000 (sekitar Rp 1,7 miliar) pada Jumat (10/10) siang waktu AS.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trump menuding tindakan Beijing sebagai “jahat dan bermusuhan,” sambil menegaskan bahwa AS punya kekuatan lebih besar — hanya saja belum digunakan, sampai sekarang.

Saham-saham kripto pun ikut tertekan:

Circle (CRCL), Robinhood (HOOD), Coinbase (COIN), dan MicroStrategy (MSTR) turun antara 3% hingga 12% sepanjang hari.

Rally Bitcoin Terhenti, Tapi Potensi Bull Run Belum Mati

Padahal, awal Oktober Bitcoin sempat menembus rekor tertinggi baru di atas US$ 126.000, sebelum kembali stabil di kisaran US$ 121.000.

Banyak analis menyebut fase ini sebagai “fase euforia” dalam siklus bull market, di mana harga naik cepat disertai optimisme berlebihan dari investor ritel.

Tonton: Harga Emas Antam Menghijau Hari Ini (11 Oktober 2025)

Secara historis, momentum seperti ini bisa mendorong harga Bitcoin menuju kisaran US$ 180.000–200.000, sebelum akhirnya pasar mendingin.

Sejak awal tahun, Bitcoin sudah naik lebih dari 30%, didorong oleh aliran dana ke ETF Bitcoin di AS dan kembalinya kepercayaan investor terhadap aset digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×