kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Gara-Gara Isu Kenaikan BBM, Mayoritas Indeks Sektoral Bursa Tertekan


Senin, 29 Agustus 2022 / 19:51 WIB
Gara-Gara Isu Kenaikan BBM, Mayoritas Indeks Sektoral Bursa Tertekan
ILUSTRASI. Isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi pemberat di hampir seluruh sektor indeks yang ada di BEI. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi pemberat di hampir seluruh sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia. Namun tekanan ini dinilai hanya bersifat sementara lantaran pelaku pasar masih menanti keputusan terkait kenaikan harga BBM. 

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji mencermati isu kenaikan BBM ini sudah berlangsung sejak 12 Agustus dan sudah cukup lama.

Kalau dilihat, lanjut Nafan, sejak 12 Agustus hingga Senin (29/8) terpantau hanya hanya indeks IDX Sektor Energi dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang menguat atau terapresiasi.

Baca Juga: IHSG Turun Tipis ke 7.132 Hingga Akhir Perdagangan Senin (29/8)

"Kenaikan harga BBM menyebabkan adanya kekhawatiran dari pelaku pasar akibat efek kebijakan ini yang bisa menyebabkan multiple effect terhadap kenaikan harga barang dan jasa," kata dia saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (29/8).

Dia bilang selama isu kenaikan harga BBM ini masih terus bergulir, hampir sejumlah indeks sektoral tertekan. Menurutnya saat ini pelaku pasar masih menanti kepastian soal harga BBM.  

Misalnya pada akhir perdagangan Senin (29/8), dari 11 indeks sektoral, hanya tiga sektor yang menguat hingga tutup pasar. Sektor energi menanjak 0,70%. Sektor barang konsumsi primer naik 0,40%. Sektor kesehatan menguat 0,23%.

"Kalau bisa disimpulkan sektor-sektor yang mengalami tekanan akibat isu kenaikan hanya temporer," imbuhnya. 

Secara umum, Mirae Asset Sekuritas masih menyematkan peringkat overweight pada sejumlah sektor, seperti banking, coal, metal mining, serta oil and gas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×