kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Gagal caplok Muamalat, Minna Padi incar akuisisi usaha lain


Rabu, 07 Februari 2018 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Minna Padi Investama Sekuritas


Reporter: | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham menyetujui rencana PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) untuk menggelar rights issue atau penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Namun, rights issue tersebut tak lagi ditujukan untuk mengakuisisi sebagian besar saham Bank Muamalat. "Rights issue kali ini tidak ada kaitannya dengan akuisisi Muamalat," ujar Direktur PADI Harry Danadjojo, Rabu (7/2).

Dia bilang, dana hasil rights issue nanti akan digunakan untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan lain. Manajemen enggan memerinci target perusahaan yang bakal dicaplok.

Namun, Harry memastikan target akusisi nanti tidak hanya di sektor keuangan. "Karena tidak mungkin kami benamkan investasi semua di situ, kami tahu mau masuk kemana," imbuhnya.

PADI akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,3 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Nantinya, dana yang berhasil dihimpun dari proses rights issue tersebut akan dipakai oleh perseroan untuk investasi. Selain itu, dana tersebut juga akan dipakai untuk modal kerja perseroan dan perusahaan anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×