kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fitch pangkas peringkat Yunani, pamor safe haven emas terangkat


Senin, 17 Januari 2011 / 11:03 WIB


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemangkasan peringkat utang Yunani memicu kenaikan harga emas. Hingga pukul 10.35 WIB, emas untuk kontrak pengiriman Februari 2011 di Divisi COMEX-AS naik 0,33% ke level US$ 1.365 per ons troy, dari posisi akhir pekan di US$ 1.360,50 per ons troy.

Pada 14 Januari, Fitch Ratings memangkas peringkat utang Yunani. Sebelumnya, Moody's Investors Services dan Standard & Poor's sudah lebih dahulu menurunkan peringkat utang negara ini.

Penurunan rating ini memicu kecemasan krisis di kawasan Eropa masih berlangsung. Alhasil, pamor emas sebagai safe haven kian bersinar.

Pedagang senior dari Korea Exchange Bank Futures Co, Hwang Il Doo menyebut, ketidapastian di sekitar wilayah tersebut mengangkat harga emas, dan menopangnya dari kecenderungan pelemahan sejak awal tahun ini.

Sementara, ekonom Credit Suisse Group AG, Dong Tao memperkirakan emas kemungkinan akan mencapai US$ 1.500 per ons troy pada kuartal pertama, lalu bisa turun jika pasar mengekspektasi bank sentral bakal mengakhiri program stimulus Quantitative Easing.

"Emas mungkin menguat ke level di atas US$ 2.000 per ons troy dalam lima sampai 10 tahun mendatang seiring inflasi memasuki era baru," prediksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×