kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Fitch berikan peringkat B+ untuk obligasi FASW dengan prospek stabil


Rabu, 30 November 2011 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi gojek logo baru, Jakarta (9/9). KONTAN/Panji Indra


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Fitch Ratings menyematkan kembali rating internasional B+ untuk obligasi jangka panjang berbasis dollar AS dan rupiah dari PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW). Peringkat ini dengan prospek stabil.

Lembaga pemeringkat ini sekaligus menegaskan peringkat nasional A, untuk utang jangka panjang FASW, juga dengan prospek stabil.

Fitch dalam laporannya menyatakan, peringkat-peringkat tersebut diberikan karena posisi FASW sebagai produsen kertas kemasan terbesar kedua di Indonesia, dengan pangsa pasar 30%. Apalagi, perusahaan punya basis pelanggan yang kuat dan beragam, serta prospek bagus pertumbuhan industri kertas kemasan di Indonesia.

Kekuatan tersebut diimbangi sifat siklus komoditas yang melekat dalam produk-produknya. Namun, secara khusus, Fitch mencatat, keuntungan Perseroan akan tertekan akibat tren kenaikan harga bahan baku. Meski begitu, diyakini FASW akan terus menghasilkan arus kas operasi yang positif. "Hal ini mencerminkan sifat defensif dari 75% penjualan yang mencakup penjualan kemasan untuk fast moving consumer goods (FMCG)," tulis Fitch, dalam laporan, hari ini (30/11).

Pada Oktober 2011, Perseroan melunasi seluruh sisa utang sebesar US$ 44 juta dengan menggunakan pinjaman sindikasi sebesar US$ 120 juta. Fitch mencatat, jadwal pelunasan utang berikutnya sebesar US$ 100 juta, bakal terpenuhi melalui fasilitas pinjaman bank yang belum terpakai sejumlah US$ 97 juta.

Lebih lanjut, Fitch bilang, tekanan negatif terhadap peringkat bisa terjadi jika perusahaan kesulitan untuk memperbaharui fasilitas kredit yang berulang (revolving). Apalagi, jika penurunan rasio EBITDA terhadap biaya bunga menjadi di bawah 3 kali secara berkelanjutan. Namun, sebaliknya, perbaikan berkelanjutan atas rasio utang menjadi di bawah 2 kali, bisa mendukung kenaikan peringkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×