kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fiscal cliff diramal buntu, emas diburu lagi di NY


Jumat, 28 Desember 2012 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. IHSG masih berpotensi menguat di awal perdagangan pekan ini (13/9) ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Harga kontrak emas dunia kembali bergerak naik di New York tadi malam (27/12). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.58 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Februari naik 0,2% menjadi US$ 1.663,70 per troy ounce di Comex, New York. Dengan demikian, sepanjang tahun ini, harga emas sudah naik 6,2%.

Salah satu sentimen yang mengerek harga emas adalah pernyataan Pimpinan Senat Mayoritas AS Harry Reid yang bilang bahwa kesepakatan anggaran fiskal AS kemungkinan tidak dapat diselesaikan sebelum 1 Januari mendatang. Kondisi ini meningkatkan permintaan emas sebagai haven.

Menurut Reid, pihak Demokrat tidak mau bekerjasama. Dampak dari hal ini adalah ekonomi AS semakin mendekati kenaikan pajak secara otomatis sekaligus pemangkasan anggaran yang akan dimulai pada awal 2013.

"Pernyataan Reid mendorong orang kembali berburu emas," jelas Michael Smith, president T&K Futures & Options di Florida.

Catatan saja, sepanjang tahun ini, harga emas sudah melonjak 6,2%. Dengan demikian, harga emas sudah melaju untuk 12 tahun berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×