kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Euro masih menunjukkan tanda-tanda penguatan


Selasa, 24 Januari 2012 / 07:20 WIB
Euro masih menunjukkan tanda-tanda penguatan
ILUSTRASI. Penumpang menggunakan masker saat berada di dalam bus Transjakarta di kawasan Medan Merdeka, Jakarta


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pergerakan euro pagi ini masih menunjukkan tanda-tanda penguatan. Sebagai bukti, euro hanya berjarak 0,3% dari posisi paling perkasa dalam tiga pekan terakhir.

Pada pukul 08.07 waktu Tokyo, euro ditransaksikan pada posisi US$ 1,3014 dari US$ 1,3013 di New York sehari sebelumnya. Kemarin, posisi euro sempat perkasa ke level US$ 1,3053, tertinggi sejak 4 Januari lalu. Sementara, nilai tukar euro berada di posisi 100,19 yen setelah sebelumnya menguat 0,6% menjadi 100,25 yen kemarin. Sedangkan nilai tukar dollar tak banyak mencatatkan perubahan di level 76,98 yen.

Penguatan euro terjadi seiring prediksi positif pasar mengenai data European Services dan tingkat produksi manufaktur yang hanya sedikit mengalami kontraksi pada bulan ini. Hal ini memberikan sinyal bahwa perekonomian di kawasan Eropa kemungkinan sudah mulai stabil.

Berdasarkan estimasi sejumlah ekonom yang disurvei Bloomberg, indeks pengukuran purchasing managers, baik industri manufaktur dan jasa, yang dirilis Markit Economics London akan naik ke level 48,5 pada bulan ini dari sebelumnya 48,3 pada Desember.

Selain itu, posisi mata uang euro juga perkasa seiring pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels untuk mendiskusikan debt swap Yunani, peraturan anggaran, dan kebijakan finansial untuk melindungi negara-negara utang bermasalah.

"Beberapa data ekonomi positif yang kita lihat belakangan memberikan kontribusi laju penguatan euro," ujar Emma Lawson, currency strategist National Australia Bank Ltd di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×