kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Eskalasi Geopolitik Memanas, Begini Proyeksi Harga Emas Sepekan Kedepan


Minggu, 10 Mei 2026 / 11:49 WIB
Eskalasi Geopolitik Memanas, Begini Proyeksi Harga Emas Sepekan Kedepan
ILUSTRASI. Harga emas (Shutterstock/janews)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas diproyeksi kembali menguat seiring dengan meningkatnya tensi geopolitik global. Mengutip Trading Economic, harga emas ke level US$ 4.715 per troy ons, naik 2,24% dalam sepekan dan menguat 9,17% secara year to date (ytd). 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi memperkirakan support pertama harga emas dunia di US$ 4.520 per troy ons dan logam mulia di Rp 2.786.000 per gram dalam sepekan kedepan. Apabila kembali melemah, support kedua harga emas di US$ 4.389 per troy ons dan logam mulia di 2.750.000 per gram. 

“Ada kemungkinan kalau seandainya melemah minggu depan harga logam mulia di Rp 2.750.000 per gram,” ujar Ibrahim, Minggu (10/5/2026). 

Baca Juga: Rupiah Terkoreksi di Akhir Pekan, Cek Proyeksinya untuk Senin (11/5)

Ibrahim melanjutkan jika seandainya menguat, resistance pertama harga emas dunia pada pekan depan di US$ 4.702 per troy ons dan logam mulia di Rp 2.866.000 per gram. Lalu, jika menguat lagi, resistance berikutnya di US$ 4.851 per troy ons dan harga logam mulia kemungkinan besar di Rp 2.900.000 per gram 

“Jadi pada saat logam mulia turun, kemungkinan besar di minggu depan di Rp 2.750.000 per gram. Kemudian kalau menguat maksimal di Rp 2.900.000 per gram,” jelas Ibrahim. 

Ibrahim mengatakan bahwa pergerakan harga emas dipengaruhi sentimen geopolitik yang masih terus memanas, baik di Eropa Timur, antara Rusia dan Ukraina, maupun di Timur Tengah. Disebutkan bahwa AS melakukan penyerangan terhadap kapal tanker Iran. Merespon itu, Iran membalasnya dengan menyerang kapal perusak AS. 

Meski kemarin terjadi baku tembak, Presiden AS Donald Trump tetap mengatakan bahwa gencatan senjata masih berlaku walaupun rapuh. 

“Ada kemungkinan besar harga emas kembali mengalami kenaikan,” kata Ibrahim.

Baca Juga: Ekonom: BSF Bisa Redam Gejolak Pasar, Tapi Tak Selesaikan Masalah Fundamental

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×