kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Erwin Aksa: Saham Nusantara Infrastructure mahal


Rabu, 13 September 2017 / 21:41 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Pembeli 21% saham PT Nusantara Infrastruktur Tbk (META) sepertinya masih menyisakan misteri. Pasalnya, CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa membantah pembelian 21% saham META.

Ditemui dalam forum diskusi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Erwin membantah pembelian saham senilai Rp 864 miliar.

"Kita ngga beli itu. Siapa yang bilang?," ujar Erwin ketika ditemui di Menara KADIN Indonesia pada Rabu (13/9).

Sebelumnya, Rajawali Group melalui PT Hijau Makmur Sejahtera mengatakan telah melepas kepemilikan sahamnya di PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) pada Jumat (8/9). Dari aksi korporasi tersebut Rajawali Group mendapat dana segar Rp 864 miliar.

Hijau Makmur Sejahtera melepas kepemilikan sebesar 21% di META sebesar 3,2 miliar lembar saham kepada PT Matahari Kapital Indonesia (MKI) dengan harga Rp 270 per lembar. MKI merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Direktur Utama META saat ini.

Ditanya perihal kemungkinan pembelian saham ini ke depannya, Erwin mengatakan, tidak akan membeli saham META.

"Tidak, harganya kemahalan," kata Erwin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×