kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Erwin Aksa: Saham Nusantara Infrastructure mahal


Rabu, 13 September 2017 / 21:41 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Pembeli 21% saham PT Nusantara Infrastruktur Tbk (META) sepertinya masih menyisakan misteri. Pasalnya, CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa membantah pembelian 21% saham META.

Ditemui dalam forum diskusi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Erwin membantah pembelian saham senilai Rp 864 miliar.

"Kita ngga beli itu. Siapa yang bilang?," ujar Erwin ketika ditemui di Menara KADIN Indonesia pada Rabu (13/9).

Sebelumnya, Rajawali Group melalui PT Hijau Makmur Sejahtera mengatakan telah melepas kepemilikan sahamnya di PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) pada Jumat (8/9). Dari aksi korporasi tersebut Rajawali Group mendapat dana segar Rp 864 miliar.

Hijau Makmur Sejahtera melepas kepemilikan sebesar 21% di META sebesar 3,2 miliar lembar saham kepada PT Matahari Kapital Indonesia (MKI) dengan harga Rp 270 per lembar. MKI merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Direktur Utama META saat ini.

Ditanya perihal kemungkinan pembelian saham ini ke depannya, Erwin mengatakan, tidak akan membeli saham META.

"Tidak, harganya kemahalan," kata Erwin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×