kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45689,61   -8,12   -1.16%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Eratex Djaja (ERTX) membidik pertumbuhan 15% tahun ini


Senin, 29 April 2019 / 13:39 WIB
Eratex Djaja (ERTX) membidik pertumbuhan 15% tahun ini

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten garmen PT Eratex Djaja (ERTX) menargetkan penjualan 2019 tumbuh 15% dibanding tahun lalu. ERTX optimistis karena pada 2018 telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan dari Amerika Serikat (AS).

ERTX mencatatkan penjualan sepanjang 2018 tumbuh 6% menjadi US$ 76 juta atau sekitar Rp 1,07 triliun. Volume garmen yang terjual juga naik menjadi 8.2 juta lembar dibandingkan 2017 sebanyak 7.9 juta lembar.


Direktur Utama ERTX Marissa Jeanne Maren menyatakan, penjualan meningkat signifikan karena pelanggan dari Jepang dan juga pelanggan utama dari AS. Dalam laporan tahunan 2018, ERTX memproyeksikan penjualan 2019 tumbuh menjadi US$ 87 juta atau sekitar Rp 1,23 triliun.

Strategi untuk mencapainya adalah meningkatkan kapasitas produksi yang sejalan dengan permintaan pasar. “Kapasitas baru akan mulai beroperasi di kuartal I-2019 dan ditargetkan volume akan meningkat 15%-20% tahun 2019,” ujarnya.

Target ini dikejar dengan melakukan pelatihan dan memperkuat tim laundry serta mempekerjakan teknisi berkemampuan tinggi dalam membuat beraneka produk. Upaya ini untuk menarik pelanggan dari berbagai segmen. “Secara keseluruhan perusahaan yakin bisnis akan tumbuh di tahun 2019 dan penambahan kapasitas akan terpakai penuh,” jelasnya.

Strategi lainnya yang akan dijalankan ERTX adalah meningkatkan efesiensi dari mesin produksi, seperti membangun hybrid sewing lines dengan kemampuan multiple produksi. Eratex juga mengganti mesin-mesin tua dengan mesin otomatis berteknologi baru untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya. Melakukan otomatisasi tahap kedua di operasional laundry untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan kemampuan menangani wash (pencucian) yang sulit/kompleks.

Tantangan yang akan dihadapai ERTX di 2019 diakui Marissa adalah kenaikan biaya operasional untuk teknologi terkini. Upaya ini tidak hanya untuk menghadapi dampak  kenaikan biaya tetapi juga untuk peningkatan margin lebih lanjut di tahun 2019.

Fokus dan kunci utama ERTX di tahun ini adalah meningkatkan belanja modal untuk otomatisasi mesin dan mendatangkan mesin-mesin baru untuk meningkatkan produktivitas untuk mencapai skala ekonomis yang lebih baik.




TERBARU

Close [X]
×