kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Enam saham naik, ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (18 Januari 2019)


Senin, 21 Januari 2019 / 06:52 WIB

Enam saham naik, ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (18 Januari 2019)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumat (18/1) Bursa Efek Indonesia (BEI) menghijau. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 24,38 poin (0,38%) dari penutupan sebelumnya sebelum hinggap di angka indeks 6.448,16.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, juga naik. Bertambah 5,78 poin (0,56%), LQ45 berakhir di 1.030,69.


Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Indika Energy Tbk (INDY), dan Waskita Karya Tbk (WSKT) masih berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing dengan PER 4,96 kali, 5,08 kali, dan 5,66 kali.

Posisi selanjutnya diisi oleh INKPITMGADROUNTRWSBPLPPF, dan ELSA.

Dari seluruh saham yang yang masuk dalam daftar ini, enam saham harganya naik dari harga penutupan sebelumnya. Mereka adalah INDY, WSKT, Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Adaro Energi Tbk  (ADRO), United Tractor Tbk (UNTR), dan Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Dua saham lain turun harga, yaitu Indah Kiat Tbk (INKP) dan Elnusa Tbk (ELSA). Adapun dua saham yang tidak mengalami perubahan harga adalah SRIL dan Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). 

No. Kode Harga (17/1) Harga (18/1) PBV (kali) PER (kali)
1 SRIL 342 342 0.94 4.96
2 INDY 2.090 2.180 0.64 5.08
3 WSKT 2.040 2.070 1.04 5.66
4 INKP 12.650 12.300 1.22 6.55
5 ITMG 22.425 23.100 1.74 6.58
6 ADRO 1.460 1.485 0.74 7.62
7 UNTR 26.850 26.925 1.84 8.30
8 WSBP 394 394 1.39 8.76
9 LPPF 5.900 6.000 7.03 8.78
10 ELSA 370 366 0.82 9.15

Sumber: RTI

Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.


Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana

Video Pilihan


Close [X]
×