kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Emiten telekomunikasi dinilai akan positif sampai akhir tahun


Minggu, 17 Oktober 2021 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Emiten telekomunikasi dinilai akan positif sampai akhir tahun


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Peluang network infrastructure sharing juga menjadi salah satu sentimen yang menurutnya akan mempengaruhi. Walaupun dapat menghemat, karena bisa menumpang di spektrum perusahaan lain, tetapi, yang ditumpangi berpotensi dirugikan, karena bisnisnya disaingin secara head-to-head.

Sentimen negatif dari lebih lambatnya pemulihan daya beli masyarakat juga menurutnya dapat menjadi sentimen negatif bagi sektor telekomunikasi. “Pasalnya, belanja paket data internet merupakan kebutuhan sekunder, bukan yang utama selayaknya sandang, pangan, dan papan,” katanya.

Di akhir tahun ia melihat kinerja emiten di sektor ini akan sejalan dengan perkiraannya, karena konsolidasi-konsolidasi yang baru-baru ini mulai butuh waktu untuk memberikan dampak positif bagi laba emiten.

Baca Juga: Merger Indosat Ooredoo dan 3 Indonesia menanti keputusan terkait spektrum frekuensi

Tantangan utama saat ini menurut Steven adalah bagaimana TLKM, ISAT, dan EXCL dapat mempertahankan margin EBITDA-nya, yang menjadi tolak ukur efisiensi bagi emiten telekomunikasi. 

 

Dalam amatannya, saat ini beban karyawan signifikan mempengaruhi beban operasional emiten telekomunikasi sebesar 30%. Beban promosi dan iklan juga menurutnya jangka pendek akan memperberat kinerja di tengah sengitnya persaingan bisnis telekomunikasi. 

Steven rekomendasikan TLKM dan EXCL di sektor telekomunikasi saat ini. Ia rekomendasikan beli TLKM dengan target harga Rp 4.020 per saham, dan rekomendasikan beli EXCL dengan target harga Rp 3.100 per saham.

Selanjutnya: Merger dengan Tri, Peringkat Utang Indosat (ISAT) Bisa Diturunkan Hingga Dua Tingkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×