kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Emas bisa menjadi komoditas yang paling melejit selepas pemilu AS


Kamis, 05 November 2020 / 18:45 WIB
Emas bisa menjadi komoditas yang paling melejit selepas pemilu AS
ILUSTRASI. Emas diperkirakan keluar menjadi komoditas yang paling diuntungkan dengan hasil pemilihan presiden AS.

Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emas diperkirakan keluar menjadi komoditas yang paling diuntungkan dengan hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS). Sejauh ini, tensi politik AS sedang memanas seiring masing-masing kandidat saling klaim menjadi pemenang. Bahkan ancaman akan membawa ke ranah hukum sudah dilontarkan kubu Donald Trump.

Analis Central Capital Futures Wahyu Laksono menilai, baik kondisi buruk maupun baik, harga emas akan mengalami kenaikan. Semisal kondisi memburuk, dengan terjadinya demonstrasi dan ketegangan geopolitik, emas tentu sebagai safe haven akan diuntungkan. 

Sementara jika kondisi berjalan sesuai harapan dan Joe Biden keluar sebagai pemenang, emas juga akan naik. Pasalnya, kebijakan Biden akan berfokus pada pemberian stimulus dan penanganan ekonomi terkait efek pandemi. 

“Kemenangan Biden kemungkinan akan membuat perang dagang mereda dan membuat harga seluruh komoditas naik. Lalu, Biden juga akan membuat stimulus sangat besar dan defisit pengeluaran semakin bengkak yang berujung pada pelemahan dolar AS. Dengan dolar AS melemah, maka komoditas kompak akan kembali mengalami kenaikan,” ujar Wahyu kepada Kontan.co.id, Kamis (5/11).

Baca Juga: Kemenangan Joe Biden bisa menjadi berkah untuk harga komoditas

Namun, Biden, perwakilan Partai Demokrat yang punya ideologi berfokus pada sumber daya alam ramah lingkungan, kemenangannya berpotensi menghambat harga komoditas minyak. Apalagi ada kemungkinan Biden memiliki kesepakatan baru dengan Iran dan mengakhiri sanksi terhadap Iran. Wahyu melihat ini akan berakibat suplai minyak semakin banyak dan membuat harga minyak berada di level rendah pada waktu yang lebih lama.

“Pada akhirnya kemenangan Biden secara umum akan mengangkat harga komoditas kecuali minyak. Emas akan jadi yang paling diuntungkan karena secara teknikal dan fundamental, emas masih akan menguat pada jangka menengah dan panjang. Belum lagi kemungkinan tahun depan masih jadi tahun pelemahan dolar AS,” pungkas Wahyu.

Baca Juga: Harga emas terus menguat ke level US$ 1.911 per ons troi di pasar spot

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×