kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Emas bangkit dari level terendah delapan pekan


Rabu, 04 Oktober 2017 / 15:34 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas menanjak dari level terendah delapan pekan lantaran investor menanti pidato pejabat The Fed dan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Investor berusaha mencari petunjuk arah kebijakan moneter AS.

Mengutip Bloomberg, Rabu (4/10) pukul 13.31 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange menguat 0,45% ke level US$ 1.280,3 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Pada Senin (2/10), harga emas ditutup di US$ 1.271,13 atau terendah sejak 8 Agustus.

Harga emas mendapat tenaga dari koreksi indeks dollar AS setelah menyentuh level tertinggi dalam hampir sebelas pekan. Gubernur The Fed Janet Yellen dan Jerome Powell serta Gubernur The Fed San Francisco John Williams akan menyampaikan pidato pekan ini. Di samping itu, AS akan merilis sejumlah data ekonomi, seperti angka neraca perdagangan, pesanan barang tahan lama, serta non farm payroll (NFP) bulan September.

"Dengan hari libur nasional China, kami memperkirakan harga logam mulia akan tertahan," kata Jeffrey Halley, Analis Pasar Senior Oanda di Singapura, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (4/10). "Volatilitas kemungkinan memuncak di Amerika Utara karena kita sedang menanti data berat akhir minggu ini," imbuhnya.

Menurut data yang dikumpulkan Bloomberg, kepemilikan emas di Exchange Traded-Funds (ETF) turun 0,2% ke lebel 2.148,3 metrik ton pada Selasa (3/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×