kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Efek Trump masih terasa di IHSG


Selasa, 24 Januari 2017 / 07:54 WIB
Efek Trump masih terasa di IHSG


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyusut. Efek Trump masih mendominasi perdagangan di pasar saham. Senin (23/1), IHSG ditutup menurun 0,06% menjadi 5.250,97.

Sejak awal Januari hingga kemarin atau year-to-date (ytd), IHSG turun 0,5%.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Securities, menilai, pasar masih cemas terhadap ketidakpastian ekonomi global pasca pidato Donald Trump. Kebijakan proteksionisme perdagangan Presiden AS ke-45 ini bisa mengarah pada perang dagang.

”Kami prediksi akan jelek untuk AS,” katanya. Dari dalam negeri, investor masih mencemaskan kondisi politik menjelang Pilkada DKI Jakarta.

Pada transaksi hari ini (24/1), Bima memprediksi IHSG masih sideways cenderung melemah, dengan support 5.225 dan resistance 5.285. Ini sambil menunggu sentimen domestik seperti data penjualan mobil dan foreign direct investment (FDI) kuartal IV 2016.

Sedang William Surya Wijaya, Analis Asjaya Indosurya memproyeksikan, IHSG masih bisa naik. Harga komoditas seperti batubara dan CPO naik. Rupiah juga menguat terhadap dollar AS pasca pelantikan Trump. William pun memperkirakan, IHSG hari ini bullish di level 5.221–5.336.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×