kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Efek PDB Indonesia rupiah bisa terkoreksi


Selasa, 06 Mei 2014 / 07:38 WIB
Efek PDB Indonesia rupiah bisa terkoreksi
ILUSTRASI. Ini 3 Cara Menghapus Akun Telegram via Aplikasi dan Browser. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Reporter: Dina Farisah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah menguat terbatas. Kemarin, di pasar spot, pasangan USD/IDR melemah tipis lima poin dibanding posisi akhir pekan lalu menjadi 11.520. Sementara, kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI) melemah 0,22% menjadi 11.511.

Reny Eka Putri, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, penguatan rupiah masih ditopang oleh serangkaian data-data ekonomi Indonesia yang membukukan hasil positif. Surplus neraca perdagangan bulan Maret 2014 mencapai US$ 673 juta, lebih tinggi dari ekspektasi sebesar US$ 520 juta. “Inflasi bulan April juga stabil dengan inflasi inti sebesar 4,6% year on year. Hal ini karena memasuki musim panen,” ujar Reny.

Reny bilang, masih terbuka harapan untuk penguatan rupiah, hari ini. Rilis data neraca perdagangan AS yang diprediksi defisit US$ 40,40 miliar bisa mendukung apresiasi rupiah.

Tapi, Albertus Christian, Senior Researcher and Analyst PT Monex Investindo Futures menduga, rupiah berpotensi melemah. Maklum, rilis data produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal I-2014 yang sebesar 5,2% lebih rendah dari ekspektasi 5,5%.

Christian memperkirakan, hari ini, rupiah akan melemah di kisaran 11.560-11.490. Sementara, Reny memprediksi, rupiah menguat di level 11.494-11.545.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×