kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Efek keputusan bank sentral masih terasa pada rupiah hingga akhir pekan


Jumat, 22 Maret 2019 / 06:26 WIB


Reporter: Amalia Fitri, Jane Aprilyani | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang bernada dovish menyokong kurs rupiah. Kemarin, kurs spot rupiah menguat 0,33% jadi Rp 14.140 per dollar Amerika Serikat (AS). Setali tiga uang, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) juga terangkat 0,91% ke Rp 14.102 per dollar AS.

Seperti diketahui, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 2,25%–2,5%. Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, setidaknya dalam dua hari ke depan, pasar masih dipenuhi sentimen ini. "The Fed juga bilang tidak ada urgensi menaikkan suku bunga acuan sampai akhir tahun. Hal ini tercermin dari plot yang disusun," kata dia, kemarin.

Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, keputusan BI mempertahankan BI 7- day repo rate (BI 7-DRR) juga menjadi katalis positif. Bahkan, dengan inflasi yang stabil serta defisit transaksi berjalan dapat ditekan, ke depan bukan tidak mungkin BI akan memangkas suku bunga.

Ibrahim memprediksi rupiah masih menguat hari ini dan bergerak antara Rp 14.090–Rp 14.157 per dollar AS. Sedang Josua memprediksi rupiah bergerak dalam rentang Rp 14.100–Rp 14.175 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×