kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ECB pantau risiko suku bunga negatif


Rabu, 02 Maret 2016 / 21:06 WIB
ECB pantau risiko suku bunga negatif


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. European Central Bank (ECB) terus memonitor pergerakan ekonomi Eropa dengan meninjau risiko penerapan suku bunga negatif yang berlangsung saat ini. Bahkan menurut salah satu Anggota Dewan Eksekutif hal ini bisa mengganggu peluang ECB menjaga profibiltasnya.

“Kami sedang mempelajari dengan seksama skema yang digunakan untuk mengurangi konsekuensi yang merugikan saluran pinjaman bank,” kata Benoit Coeure, Anggota Dewan Eksekutif ECB seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (2/3).

Menurut Coeure penetapan suku bunga negatif ini memang dibenarkan jika melihat pertumbuhan ekonomi Eropa yang masih lesu dan laju kenaikan inflasi yang lambat. Namun tentunya harus melihat risiko yang akan dihadapi terutama jika efeknya malah membuat euro stagnan atau bahkan terus menukik.

Ekonomi Eropa memang harus berbenah jika ingin tetap mengejar target inflasi 2% yang dipatok. Pasalnya, hingga kini tingkat pengangguran dan inflasi Eropa tidak kunjung membaik. Dugaannya bukan tidak mungkin outlook ekonomi Eropa masih akan terus negatif. Kepastian akan hal itu dinanti pasar dalam pertemuan ECB pada 10 Maret 2016 mendatang.

“Kalau berkaca dari fundamental dan sinyal ECB, pelonggaran stimulus masih berpeluang besar terjadi dan tren euro masih bearish,” kata Tonny Mariano, Analis PT Esandar Arthamas Berjangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×