kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Duta Kirana Resmi Berganti Nama Menjadi Centra Omega


Kamis, 11 Desember 2008 / 13:36 WIB


Reporter: Badrut Tamam | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Duta Kirana Finance Tbk (DKFT) resmi mengganti baju bisnisnya. Perusahaan pembiayaan motor China itu berbenah  diri dengan berganti nama menjadi PT Centra Omega Resources Tbk (COR). Selain berubah nama, core bisnis perusahaan juga mengalami perubahan yang memfokuskan ke bisnis perdagangan barang tambang dan pertambangan mangan.

Rencananya, perseroan tambang yang baru resmi didirikan Rabu kemarin (10/12) ini akan mulai mempersiapkan eksplorasinya pada tahun depan dan baru pada 2010, perusahaan akan memulai eksplorasi secara komersial.  "Sekarang baru tahapan eksplorasi dulu," tandas Dirut COR Kamis (11/12) Stephanus Yoseph Mandagi kepada KONTAN.

Perseroan tambang baru ini sudah mengakuisisi dua perusahaan tambang, yaitu PT Mulia Pasific Resources (MPR) dan PT Mega Buana Resources (MBR) senilai Rp 5,175 miliar. Dana akuisisi itu berasal dari penjualan piutang kepada PT Jinsheng Mining (JM). Dus, dalam perseroan baru ini JM sebagai pengendali utama. Rinciannya, JM mengusai 50,14 persen, Publik 23 persen, Dwibakti Sanggaguna 17 persen dan Candani Grahatama 8,23 persen.

Rencananya, kedepan PT COR akan mengembangkan bisnis tembaga, zinc, nikel dan besi. Permintaan barang tambang itu pasti meningkat meski sekarang agak merosot. "Sekarang akibat kondisi ekonomi global yang belum stabil," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×