kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Dua personel Wall Street jatuh karena Yunani


Rabu, 23 Mei 2012 / 06:58 WIB
ILUSTRASI. Rupiah stagnan di level Rp 14.198 per dolar AS pada Selasa (11/5).


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

NEW YORK. Petualangan tiga personel Wall Street cukup mendebarkan kemarin. Setelah lebih dari separuh sesi melenggang di zona hijau, dua di antaranya harus ditutup negatif.

Indeks S&P 500 hanya satu-satunya yang bertahan karena berhasil maju 0,64 poin atau 0,05% ke 1.316,63.

Sedangkan Dow Jones Industrial Average (DJIA) mundur 1,67 poin atau 0,01% ke 12.502,81 dan bursa teknologi Nasdaq minus 8,13 poin atau 0,29% ke 2.839,08.

Bursa langsung bereaksi negatif setelah Perdana Menteri Yunani, Lucas Papademos menyatakan kemungkinan persiapan negara jika meninggalkan mata uang tunggal euro.

"Secara umum, Amerika sepi katalis. Saat ini Eropa masih menyetir pergerakan bursa," jelas Walter “Bucky” Hellwig, analis BB&T Wealth Management Birmingham, Alabama.

Salah satu saham yang menjadi sorotan adalah milik Facebook Inc yang kemarin jatuh 8,9% atau sudah minus 19% dalam dua hari terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×