kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.038   30,00   0,17%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

Dollar dan yen perkasa seiring memuncaknya ketegangan Timur Tengah


Selasa, 22 Februari 2011 / 14:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat me


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Dollar dan yen menguat atas mata uang utama dunia seiring memuncaknya ketegangan di Timur Tengah dan Afrika Utara. Investor cemas kalau kondisi politik di kawasan tersebut akan memburuk sehingga mendongkrak tingkat permintaan dollar dan yen sebagai aset teraman.

Pada pukul 14.50 waktu Tokyo, dollar menguat 0,7% menjadi US$ 1,3589 per euro di Tokyo dari posisi US$ 1,3678 di New York kemarin. Penguatan harian ini merupakan yang terbesar sejak 10 Febuari lalu.

Sementara itu, penguatan juga dialami oleh yen sebesar 0,4% menjadi 113,25 per euro dari 113,73. Sedangkan yen berada di posisi 83,33 per dollar dari 83,14 kemarin.

"Memuncaknya ketegangan yang terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara akan menimbulkan risk aversion oleh sebagian trader. Dollar dan swiss franc akan diuntungkan dari aksi ini. Sedangkan euro harus dijual," papar Matthew Brady, excecutive director for foreign exchange JP Morgan Chase & Co di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×