kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Dolar AS Tertekan Ketidakpastian Negosiasi Dagang AS dengan China


Selasa, 29 April 2025 / 11:10 WIB
Dolar AS Tertekan Ketidakpastian Negosiasi Dagang AS dengan China
ILUSTRASI. Warga menjual mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di money changer, Banda Aceh, Aceh, Kamis (10/4/2025). Menurut petugas gerai penukaran mata uang asing, dua hari terakhir banyak warga menjual mata uang dolar dengan harga Rp16.600 dan nilai beli Rp17.000 per satu dolar AS, seiring melambungnya nilai tukar dolar terhadap rupiah. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/Spt.


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di sekitar 99 pada hari Selasa (29/4) setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Indeks dolar AS terbebani oleh meningkatnya ketidakpastian dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (29/4), Tiongkok menegaskan kembali bahwa mereka tidak terlibat dalam pembicaraan perdagangan dengan AS, mengklarifikasi bahwa Presiden Xi Jinping belum menelepon Presiden Donald Trump. Sementara Trump mengklaim yang sebaliknya dalam sebuah wawancara. 

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.809 Per Dolar AS Hari Ini, Ringgit Paling Kuat di Asia

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa "tergantung pada Tiongkok" untuk meredakan ketegangan. AS memberi catatan bahwa Tiongkok mengekspor jauh lebih banyak ke AS daripada yang diimpornya. 

Ke depannya, investor sedang menunggu rilis ekonomi utama, termasuk PDB kuartal pertama dan pengukur inflasi PCE The Federal Reserve pada hari Rabu (30/4), serta laporan pekerjaan April pada hari Jumat, untuk menilai prospek kebijakan Federal Reserve. 

Tanda-tanda pelunakan data ekonomi dapat memperkuat ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih awal oleh Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×