Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten di sektor komponen otomotif, PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) bersama PT Enviro Mas Sejahtera mulai mengembangkan mesin pengolah sampah organik menjadi kompos dengan cepat atau Rapid Digester yang diberi nama SOMYA.
Mesin pengolahan sampah tersebut memadukan teknologi pengolahan lingkungan dengan kemampuan manufaktur.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya PART memperluas portofolio produk di luar komponen otomotif sekaligus menjajaki peluang usaha di sektor pengelolaan sampah.
Manajemen PART mengatakan pengembangan SOMYA sejalan dengan arah diversifikasi usaha melalui pemanfaatan kemampuan manufaktur untuk memproduksi mesin dan peralatan industri non-otomotif.
Baca Juga: Rupiah Spot Berbalik Menguat 0,07% ke Rp 17.887 per Dolar AS pada Rabu (14/10) Siang
Melalui pengembangan dan komersialisasi SOMYA, PART membuka peluang terbentuknya sumber pendapatan tambahan dari segmen non-otomotif.
Kontribusi produk tersebut terhadap kinerja perusahaan akan bergantung pada realisasi penjualan, perolehan kontrak, kesiapan kapasitas produksi, dan keberhasilan pengembangan pasar.
"Perseroan terus menjalankan bisnis komponen otomotif roda dua dan roda empat, sekaligus memperluas peluang pertumbuhan melalui portofolio produk yang lebih beragam," kata manajemen PART dalam keterangan resminya, Rabu (14/10/2026).
Kebutuhan akan solusi pengelolaan sampah membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk menjajaki kolaborasi dengan calon pengguna. Penerapan SOMYA selanjutnya akan mempertimbangkan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan operasional, hasil evaluasi teknis, kelayakan ekonomi, serta persyaratan dan mekanisme pengadaan yang berlaku.
Lebih lanjut, pengembangan SOMYA mempertemukan kapabilitas PT Enviro Mas Sejahtera dan PART dalam menghadirkan solusi pengolahan sampah organic rumah tangga dari hulu sehingga permasalahan sampah dapat teratasi dan tidak sampai menyebabkan overload di tempat pembuangan sampah akhir.
Sinergi tersebut membuka ruang bagi pengembangan produk, peningkatan kemampuan produksi, dan penjajakan pasar di sektor industri maupun fasilitas pengelolaan sampah daerah.
Baca Juga: Setujui Buyback Saham Rp1 Triliun, Intip Profil Emiten BTPS dan Kinerja Terkini
Manajemen PART juga menjelaskan SOMYA memberikan solusi dengan menyelesaikan pengolahan limbah organik di hulu, mengolah dan merubah sampah organik menjadi kompos.
"SOMYA dapat mengolah sampah organik dengan cepat menjadi kompos dengan waktu 8 jam, dan menyusutkan sampah organik sampai dengan 95% dengan menghilangkan kandungan air sampah organik," jelas manajemen PART.
Wali Kota Tangerang Sachrudin pun ikut meninjau secara langsung produk SOMYA untuk mengenal teknologi, fungsi, dan potensi penerapannya dalam mendukung pengelolaan sampah perkotaan. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengembangan produk serta memahami kebutuhan pengelolaan sampah di tingkat daerah.
Hingga perdagangan sesi I Rabu (14/10/2026), pergerakan harga saham PART naik 0,91% ke level Rp 111 per saham. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini telah menguat 2,78%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














