Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mencatat pertumbuhan signifikan pada lini bisnis genomic sequencing sepanjang 2025. Kinerja ini mencerminkan meningkatnya adopsi solusi genomik di sektor riset dan precision medicine.
CHEK membukukan pertumbuhan genomic sequencing sebesar 136% secara tahunan. Selain itu, CHEK juga mencatat nilai distribusi produk mencapai US$ 2,2 juta di kawasan Asia Pasifik.
Capaian ini menempatkan CHEK sebagai salah satu mitra distribusi genomic sequencing di kawasan APAC. Hal ini sekaligus mencerminkan penerimaan solusi genomik di kalangan institusi riset dan laboratorium di Indonesia.
Baca Juga: Produk Genomic Sequencing Tumbuh 136%, Diastika Biotekindo (CHEK) Bidik Ekspansi 2026
Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk F.X Yoshua Raintjung menjelaskan capaian di 2025 tersebut mencerminkan kuatnya solusi genomik di kalangan institusi riset, laboratorium, dan diagnostik di Indonesia.
Dia bilang kombinasi antara pertumbuhan bisnis yang agresif, kekuatan distribusi regional, dan pengembangan infrastruktur genomik menempatkan CHEK pada posisi strategis dalam membangun ekosistem population genomics dan infrastruktur precision medicine.
“Fokus kami adalah ekspansi kapasitas Genomic Sequencing dengan membangun platform genomik yang terintegrasi dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tulisnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Genomic Sequencing Jadi Motor, CHEK Masuki Fase Ekspansi Bisnis
Tak hanya itu, CHEK juga memperoleh penghargaan dari MGI atas kontribusi dalam pengembangan proyek genomik. Penghargaan ini terkait dengan inisiatif GeneBank yang dikembangkan di Indonesia.
Adapun inisiatif GeneBank dikembangkan untuk mendukung riset genomik di Indonesia. Yoshua menjelaskan program ini juga berkaitan dengan pengembangan precision medicine.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













