kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Dirut BEI usulkan direktur keuangan perusahaan harus punya sertifikasi


Kamis, 31 Mei 2018 / 14:13 WIB
Dirut BEI usulkan direktur keuangan perusahaan harus punya sertifikasi
ILUSTRASI. Tito Sulistio, Direktur Utama BEI


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa hal yang terjadi belakangan seperti kasus gagal bayar medium term notes (MTN) PT Sunprima Nusantara Pembiayaan atau SNP Finance menjadikan banyak pihak dirugikan. Beberapa aturan tengah diusulkan supaya-hal-hal seperti ini bisa dihindarkan.

Salah satu usulan yang dikemukakan oleh Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah adanya sertifikasi dari auditee. Saran ini dilayangkan Tito kepada beberapa pihak diantaranya Ikatan Akuntan Indonesia.

"Saya usulkan auditee harus memiliki sertifikasi, independen dan tidak memiliki afiliasi untuk mencegah hal demikian terjadi," kata Tito, Kamis (31/5).

Menurutnya, saat ini banyak perusahaan yang ada di Indonesia yang memiliki susunan manajemen yang memiliki ikatan keluarga. Direktur keuangan yang berlaku sebagai auditee pun juga merupakan pihak yang berasal dari keluarga perusahaan tersebut. Menurut Tito, hal ini harus dirubah.

Terkait dengan hal ini, Tito mengatakan bahwa dia telah mengemukakan pendapatnya tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara informal. Ia berharap aturan ini akan bisa direalisasikan dimulai dari perusahaan terbuka yang ada di BEI dan juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×