kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Diprediksi melemah, rupiah menunggu tenaga dari pengumuman bunga acuan BI


Kamis, 18 Juli 2019 / 07:07 WIB


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah terhadap dollar melemah lagi, Rabu (17/7). Kemarin, kurs rupiah di pasar spot turun 0,34% ke Rp 13.982 per dollar AS. Hari ini, pergerakan rupiah menanti arah suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang diumumkan siang ini.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim menyampaikan pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi pemicu rupiah melemah, kemarin. Dalam pidatonya, Trump akan mengenakan bea masuk baru untuk produk impor asal China.

"Trump menekankan bahwa AS dapat mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal China senilai US$ 325 miliar jika diperlukan," ujar Ibrahim.

Ekonom Bank BCA David Sumual juga sependapat pelemahan rupiah pada Rabu (16/7) banyak dipengaruhi faktor global. Ia menyebutkan data ekonomi AS terbaru yakni penjualan ritel yang naik 0,4% memberi tenaga bagi dollar AS .

Tekanan rupiah masih akan berlanjut, Kamis ini (18/7). Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak melemah di di level Rp 13.905 - Rp 14.015 per dollar AS, besok. Senada, David juga menebak rupiah akan melemah di level Rp 13.900 - Rp 14.050 per dollar AS.

David berpendapat, pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen The Fed yang akan memangkas suku bunga di akhir bulan ini. Selain itu, pasar juga masih menunggu pengumuman arah bunga BI, Kamis (18/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×