kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dikabarkan investor baru masuk ke dua entitas, ini tanggapan Grup Lippo


Senin, 26 April 2021 / 10:59 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas di gerai ritel modern Hypermart, Jakarta, Senin (01/06). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rumor tengah menghampiri Grup Lippo di segmen ritel. Bukan cuma satu, tapi dua entitas, yakni PT Department Store Tbk (LPPF) dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dikaitkan adanya calon investor yang bakal masuk.

Beredar kabar ada sejumlah pihak yang membenamkan investasinya ke dalam LPPF. Tidak disebutkan investor baru ini, namun kabarnya berbasis perusahaan digital. Sedang MPPA dikaitkan dengan kabar Gojek bakal membeli saham MPPA yang juga pemilik gerai Hypermart tersebut.

Agus Aris Munandar, External Relations Multipolar menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui dan tidak dalam diskusi dengan investor atau pemain digital terkait. Pihak manajemen juga sudah membahas kabar tersebut dengan para pemegang saham. Para pemegang saham mengkonfirmasi bahwa tidak ada diskusi soal jual beli saham tersebut.

"Kami menekankan perlunya kehati-hatian saat bertransaksi saham. Kami berharap dapat memberikan informasi terbaru terkait bisnis yang lebih lengkap sebagai bagian dari pengumuman pendapatan kuartal pertama tahun ini," kata Agus kepada Kontan.co.id, Senin (26/4).

Baca Juga: Tanggapan Matahari Department Store (LPPF) soal kabar ada investor mau masuk

Sedang terkait rumor masuknya Gojek ke MPPA, menurut Agus, belum ada tanggapan lebih lanjut terkait hal ini selain apa yang sudah dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). "Akan segera kami informasikan jika ada publikasi lebih lanjut," tandas Agus.

Pergerakan harga saham keduanya memang tengah digoyang rumor tersebut. Saham LPPF naik 20,26% selama pekan kemarin. Namun, harganya hingga berita ini diturunkan kembali turun 6,11% ke level Rp 1.840 per saham.

Kemudian saham MPPA sempat melesat 267,52% selama satu bulan terakhir sebelum pada akhirnya terpaksa disuspensi oleh BEI.

Baca Juga: Matahari Putra Prima (MPPA) bakal genjot penjualan selama Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×