kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Dibayangi Sentimen Geopolitik, Rupiah Melemah ke Rp 16.758 per Dolar AS


Selasa, 06 Januari 2026 / 15:55 WIB
Dibayangi Sentimen Geopolitik, Rupiah Melemah ke Rp 16.758 per Dolar AS
ILUSTRASI. -Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (6/1/2026). Hal ini dipengaruhi efek ketegangan AS – Venezuela.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (6/1/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,11% secara harian ke Rp 16.758 per dolar AS. 

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga melemah 0,08% secara harian ke Rp 16.762 per dolar AS. 

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah masih dipengaruhi efek ketegangan AS – Venezuela. Pada hari Senin, Maduro menyatakan tidak bersalah atas tuduhan AS terkait distribusi narkotika. Munyo, yang muncul di pengadilan New York beberapa hari setelah penangkapannya di Caracas oleh pasukan AS, mengatakan bahwa ia tidak bersalah dan bahwa ia masih presiden Venezuela. 

Baca Juga: Raih Suntikan Rp 846 Miliar dari Bio Farma, Begini Dampaknya ke Kimia Farma (KAEF)

Sementara itu, Wakil Presiden Maduro, Delcy Rodriguez, dilantik sebagai presiden sementara pada hari Senin. Meskipun ia menyampaikan dukungan untuk Maduro, tidak jelas apakah ia berencana untuk menentang intervensi AS.

“Laporan pada hari Senin menunjukkan bahwa intelijen AS memandang Rodriguez sebagai orang yang paling tepat untuk memimpin pemerintahan sementara,” kata Ibrahim, Selasa (6/1/2026).

Selain itu, data ekonomi AS mengungkapkan bahwa bisnis manufaktur terus menunjukkan prospek yang suram. Indeks PMI Manufaktur ISM AS untuk Desember 2025 turun menjadi 47,9, meleset dari perkiraan 48,3 dan turun dari 48,2 pada November. Hal ini menandakan penurunan lebih lanjut dalam aktivitas manufaktur. 

“Angka tersebut menandai bulan kontraksi kesepuluh berturut-turut dan menggarisbawahi pelemahan yang terus-menerus di sektor ini,” ucap Ibrahim. 

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Rabu (7/1/2026) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp 16.750 – Rp 16.780 per dolar AS.

Baca Juga: Bakal Diakuisisi Ningbo Lixing 63,5%, Saham KOKA Bergerak Naik

Selanjutnya: Saham China Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun, Logam dan Keuangan Jadi Penggerak

Menarik Dibaca: Wanita Wajib Tahu! Ini 5 Makanan yang Sering Menyebabkan Kista

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×