kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di pasar spot, rupiah tergerus 0,38%


Selasa, 09 September 2014 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah kembali tertekan. Hari ini(9/9), di pasar spot, rupiah melemah 0,38% versus dollar AS ke level 11.771. Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), pasangan USD/IDR naik 0,27% dari hari sebelumnya menjadi 11.754.

Analis PT Harvest International Futures, Tonny Mariano menilai, pelemahan rupiah terjadi karena penguatan dollar AS yang terus menerus. "Ini menimbulkan spekulasi suku bunga AS akan dinaikkan lebih cepat dari yang dibicarakan mengingat penguatannya mendominasi dibanding mata uang lainnya," tambah Tonny.

Selain itu, Tonny bilang penguatan dollar AS terjadi karena permintaan pasar yang meningkat sebagai alat safe haven. Mengingat, di luar ekspektasi para analis Bank Cental Eropa (ECB) memangkas suku bunga zona eropa menjadi 0,05% dari sebelumnya 0,15%.

"Ini membuat dollar AS menguat, dan pergerakan besok sepertinya rupiah masih akan melemah," tandasnya. Hari ini(10/9), Tonny memprediksi rupiah berada di level 11.725-11.800.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×