kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Di pasar Asia, saham Samsung anjlok 6%


Selasa, 11 Oktober 2016 / 13:02 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pasar saham di kawasan regional tampak beragam pada transaksi siang ini (11/10). Saham Samsung menjadi fokus karena dilanda aksi jual besar-besaran.

Mengutip data yang dirilis CNBC, saham Samsung anjlok 6,85% menjadi 1.565.000 won atau US$ 1.397,86 per saham. Anjloknya saham Samsung terjadi setelah Samsung diberitakan meminta partner globalnya untuk menghentikan seluruh penjualan produk teranyarnya Galaxy Note 7. Samsung juga meminta para pengguna menonaktifkan ponsel Galaxy Note 7 mereka.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan turun 1,2%. Di Jepang, indeks Nikkei naik 0,95%. Sedangkan indeks ASX 200 Australia bergerak flat dengan kenaikan 0,03%.

Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,46% setelah sempat naik lebih dari 0,6% pada pembukaan pagi.

Di Singapura, Badan Moneter Singapura sudah memerintahkan firma wealth management asal Swiss Falcon Private Bank untuk membekukan operasi di Singapura, karena terkait dengan dana bermasalah 1MDB Malaysia.

Pada Selasa lalu, Badan Moneter Singapura juga menjatuhkan sanksi berupa denda kepada DBS Bank dan cabang UBS Singapura karena melanggar aturan mengenai pencucian uang.

Berita tersebut menyebabkan saham-saham bank besar Singapura anjlok. DBS Bank turun 0,52%, OCBC Bank turun 0,23%, dan United Overseas Bank turun 0,21%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×