kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di New York, kenaikan harga emas masih berlanjut


Jumat, 11 April 2014 / 06:35 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin. ANTARA FOTO/Fauzan/YU


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia tadi malam (10/4) di New York mendaki ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 13.38 waktu New York, harga kontrak emas dunia untuk pengantaran Juni naik 1,1% menjadi US$ 1.320,50 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level US$ 1.324,90 per troy ounce, yang merupakan level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 24 Maret lalu.

Kenaikan harga emas masih didongkrak oleh rilis hasil rekapan pertemuan the Federal Reserve pada 18-19 Maret lalu. Salah satu hasilnya adalah adanya dukungan sejumlah anggota the Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan.

Hal ini semakin mengkonfirmasi pernyataan Janet Yellen pada bulan lalu bahwa bank sentral kemungkinan akan mengakhiri program pembelian asetnya pada tahun ini dan meningkatkan suku bunga acuan pada 2015 mendatang.

"Prospek harga emas terkerek oleh langkah-langkah yang akan diambil the Fed ke depannya. Ada juga faktor lain berupa ketegangan politik di Rusia," jelas David Meger, director metal trading Vision Financial Markets di Chicago.

Catatan saja, sepanjang tahun ini, harga emas sudah mendaki sebesar 9,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×