kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dharma Samudera (DFSI) Targetkan Pendapatan Capai Rp 628 Miliar di Tahun 2024


Sabtu, 20 April 2024 / 10:44 WIB
Dharma Samudera (DFSI) Targetkan Pendapatan Capai Rp 628 Miliar di Tahun 2024
ILUSTRASI. Dharma Samudera (DFSI) incar pendapatan sebesar Rp 628 miliar


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) masih melihat prospek positif dari bisnis perikanan. Perusahaan juga akan meneruskan ekspansi perluasan pasar ekspor mereka, terutama ke daerah Timur Tengah dan Asia Timur. 

Dengan prospek makanan yang menjanjikan ini, emiten yang bergerak di bidang pengolahan hasil tangkapan laut ini pun menargetkan pendapatan mencapai Rp 628 miliar di tahun 2024. 

Sebagai informasi, DSFI memiliki  20 spesies hasil tangkapan laut, mulai dari tuna, gurita, hingga ikan kakap. 

Ewijaya selaku Direktur Utama DSFI mengatakan Perseroan tetap memperkuat eksistensinya di pasar Eropa dengan melakukan penetrasi ke negara-negara yang belum dijajaki.

“Timur Tengah merupakan salah satu negara yang sedang kami jajaki dan kami bersyukur 2023, DSFI sudah mendapatkan nomor Saudi Food and Drug Authority (SFDA) yang merupakan standar registrasi untuk calon-calon exportir ke Timur Tengah,” ungkapnya saat dihubungi Kontan, Jumat (19/4). 

Baca Juga: Dharma Samudera (DSFI) Kantongi Penjualan Rp 559,6 Miliar Sepanjang Tahun 2023

Prospek bisnis 2024 sangat baik mengingat produk DSFI adalah makanan. Adapun pasar utama perseroan Amerika Serikat, Eropa dan Australia. 

Ia melihat, saat ini kondisi pasar ekspor masih tetap baik walaupun masih ada kendala akibat perang Ukraina vs Rusia dan Israel vs Hamas dan Iran. 

"Untuk pasar ekspor perseroan tetap memasarkan produknya seperti biasa dan DSFI berencana mengoptimalkan pasar domestik dengan mengembangkan produk baru yang sesuai untuk pasar domestik," tegasnya. 

Pasar Asia lainnya yaitu China dan Korea Selatan juga dinilai sebagai pasar yang potensial yang perlu dilirik DSFI.

Sebagai informasi, hingga saat ini, DSFI sudah melakukan ekspor ke lebih dari 20 negara. Dengan negara tujuan utama ekspor adalah Amerika Serikat (AS).

Lebih lanjut, mengenai belanja modal, ia bilang DSFI tidak menetapkan anggaran khusus untuk belanja modal (capex) tahun 2024, hanya lebih mengantisipasi biaya pemeliharaan yang timbul seperti biaya untuk perbaikan bangunan, mesin-mesin, peralatan pabrik dan cold storage.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×