kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.877   19,00   0,11%
  • IDX 6.059   -57,37   -0,94%
  • KOMPAS100 793   -1,88   -0,24%
  • LQ45 598   -1,47   -0,25%
  • ISSI 211   -2,34   -1,10%
  • IDX30 338   -0,85   -0,25%
  • IDXHIDIV20 413   -2,25   -0,54%
  • IDX80 90   -0,19   -0,21%
  • IDXV30 111   -1,07   -0,96%
  • IDXQ30 108   -0,02   -0,02%

Demutualisasi BEI Bakal Ubah Struktur Kepemilikan Bursa, Ini Dampaknya bagi Sekuritas


Selasa, 23 Juni 2026 / 14:04 WIB
Demutualisasi BEI Bakal Ubah Struktur Kepemilikan Bursa, Ini Dampaknya bagi Sekuritas
ILUSTRASI. BEI IDX - kontan adv online (IDX/ADV)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) dinilai akan memengaruhi perusahaan sekuritas selaku anggota bursa.

Pengamat Pasar Modal Universitas Indonesia, Budi Frensidy mengatakan, perubahan paling mendasar dari proses demutualisasi BEI adalah pemisahan antara status anggota bursa dan pemilik bursa.

"Perubahan terbesar adalah anggota bursa tidak lagi otomatis menjadi pemilik bursa," ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/26).

Baca Juga: Dicoret FTSE Russell, Begini Prospek GOTO, NCKL, DOID dan CNMA

Selama ini, perusahaan sekuritas memiliki posisi ganda sebagai pengguna layanan sekaligus pemilik BEI. Namun setelah aturan ini diterbitkan, kepemilikan dan keanggotaan akan dipisahkan sehingga pengaruh perusahaan sekuritas terhadap pengambilan keputusan strategis di bursa akan berkurang, apalagi jika struktur kepemilikan menjadi lebih beragam.

Meski demikian, Budi menilai perusahaan sekuritas juga berpotensi memperoleh manfaat dari transformasi tersebut.

Menurutnya, demutualisasi bisa mendorong bursa memiliki permodalan yang lebih kuat, teknologi yang lebih modern, serta lebih agresif dalam mengembangkan produk dan meningkatkan likuiditas pasar.

Selain itu, demutualisasi akan membuat BEI bergerak dari organisasi yang berorientasi pelayanan anggota menjadi entitas yang berorientasi pada penciptaan nilai bagi pemegang saham.

Perubahan tersebut berpotensi mendorong percepatan modernisasi teknologi perdagangan, pengembangan produk baru, peningkatan efisiensi operasional, hingga membuka peluang initial public offering (IPO) BEI di masa mendatang.

Di samping itu, struktur tata kelola juga diperkirakan berubah karena pemegang saham tidak lagi terbatas pada anggota bursa seperti saat ini.

Salah satu anggota bursa, PT Surya Fajar Sekuritas mengatakan demutualisasi berpotensi memberikan dampak positif bagi perusahaan sekuritas, terutama dari sisi nilai investasi yang dimiliki anggota bursa di BEI.

"Menurut pendapat kami, bagi sekuritas demutualisasi sendiri akan cukup positif," ujar Presiden Direktur Surya Fajar Sekuritas, Steffen Fang kepada Kontan, Selasa (23/6/26).

Menurut Steffen, demutualisasi dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekuritas karena investasi yang dimiliki anggota bursa di BEI nantinya berpotensi memiliki valuasi yang lebih terukur.

Kendati demikian, Budi mengingatkan terdapat sejumlah risiko yang perlu diantisipasi.

Mulai dari potensi konflik antara tujuan memperoleh laba dengan fungsi BEI menjaga kestabilan pasar, pengaruh perusahaan sekuritas sebagai anggota bursa akan berkurang, risiko konsentrasi kepemilikan jika tidak diatur dengan baik, hingga munculnya kekhawatiran terhadap independensi bursa jika pemerintah atau investor tertentu memiliki posisi yang terlalu dominan.

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,29% ke 6.037 di Sesi I Selasa (23/6), ANTM, PTBA, INCO Top Losers LQ45

Oleh sebab itu, Budi menilai keberhasilan demutualisasi tidak ditentukan oleh perubahan status hukum atau struktur kepemilikan BEI saja. Melainkan harus diimbangi dengan peningkatan likuiditas pasar, penguatan kepercayaan investor, dan peningkatan daya saing pasar modal Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×