kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.821   38,00   0,21%
  • IDX 6.365   -44,28   -0,69%
  • KOMPAS100 835   -9,48   -1,12%
  • LQ45 634   -6,17   -0,96%
  • ISSI 221   -1,24   -0,56%
  • IDX30 356   -3,64   -1,01%
  • IDXHIDIV20 434   -4,17   -0,95%
  • IDX80 95   -1,11   -1,15%
  • IDXV30 120   -0,72   -0,60%
  • IDXQ30 113   -1,42   -1,25%

Demonstrasi di China Mereda, Mayoritas Bursa Asia Menguat pada Selasa (29/11)


Selasa, 29 November 2022 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Indeks saham di Asia sore ini, Selasa (29/11), mayoritas ditutup naik.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks saham di Asia sore ini, Selasa (29/11), mayoritas ditutup naik. Tim riset Phillip Sekuritas Indonesia menilai, penguatan ini seiring dengan meredanya kekhawatiran mengenai aksi protes di China yang dipicu oleh kemarahan terhadap pembatasan Covid-19.

Ekonomi China menghadapi hambatan dari kebijakan Zero Covid, termasuk strategi lockdown yang terus-menerus mengancam rantai pasok global. China tetap mempertahankan kebijakan Zero Covid-19 yang ketat meskipun sebagian besar negara di dunai sudah melonggarkan kebijakan pembatasan sosial.

Sejumlah investor berspekulasi bahwa aksi protes ini mungkin akan mempercepat pergeseran dari kebijakan Zero Covid. Spekulasi ini dipicu oleh kabar bahwa Komisi Kesehatan Nasional China  akan mengadakan konferensi pers sore ini untuk mendiskusikan langkah-langkah pengendalian Covid-19.

Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China mengeluarkan pernyataan bahwa vaksinasi akan dipercepat bagi penduduk usia lanjut (di atas 80 tahun).

Baca Juga: Prediksi IHSG Hari Rabu (30/11), Cermati Saham Berikut Untuk Trading

Fokus perhatian investor sekarang akan tertuju pada ketua bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve Jerome Powell yang dijadwalkan berbicara di sebuah acara Brookings Institution pada hari Rabu (30/11).

Dari sisi makroekonomi, investor minggu ini akan menanti rilis data pasar tenaga kerja AS, yakni ADP Employment Report dan Non-Farm Payrolls yang dapat memberi petunjuk lebih jelas mengenai rencana kebijakan Federal Reserve.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah dunia naik didorong oleh ekspektasi bahwa negara-negara produsen minyak besar yang tergabung dalam OPEC+ akan melakukan penyesuaian pada rencana produksi mereka pada pertemuan tanggal 4 Desember yang akan datang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×