kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.886   4,00   0,02%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Data tenaga kerja membuat harga minyak memanas


Sabtu, 08 Maret 2014 / 06:41 WIB
ILUSTRASI. BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis point (bps). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/18


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berhasil naik untuk hari kedua, setelah lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) bertambah di Februari. Penguatan data tenaga kerja itu meningkatkan optimisme ekonomi yang membuat harga minyak WTI naik..

Harga  minyak WTI pengiriman April naik US$ 1,02 menjadi US$ 102,58 per barel saat diperdagangkan di New York Mercantile Exchange, pada Jumat sore (7/3). Dalam pekan ini, harga minyak WTI turun 1%.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, terjadi penambahan 175.000 tenaga kerja, lebih tinggi dari proyeksi analis yang dihubungi Bloomberg.

"Jumlah pekerjaan jauh lebih baik dari yang diharapkan,” kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachusetts.

"Pusat perhatian ekonomi saat ini sudah bergeser. Masalah Ukraina sudah tampak seperti berita lama,” kata  Lynch.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman April naik 90 sen, naik 0,8% dan berakhir di harga US$ 109 per barel saat diperdagangkan di London berbasis ICE Futures Europe, Jumat (7/3). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×