kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Data tenaga kerja membuat harga minyak memanas


Sabtu, 08 Maret 2014 / 06:41 WIB
Data tenaga kerja membuat harga minyak memanas
ILUSTRASI. BI diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis point (bps). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/18


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berhasil naik untuk hari kedua, setelah lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) bertambah di Februari. Penguatan data tenaga kerja itu meningkatkan optimisme ekonomi yang membuat harga minyak WTI naik..

Harga  minyak WTI pengiriman April naik US$ 1,02 menjadi US$ 102,58 per barel saat diperdagangkan di New York Mercantile Exchange, pada Jumat sore (7/3). Dalam pekan ini, harga minyak WTI turun 1%.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, terjadi penambahan 175.000 tenaga kerja, lebih tinggi dari proyeksi analis yang dihubungi Bloomberg.

"Jumlah pekerjaan jauh lebih baik dari yang diharapkan,” kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachusetts.

"Pusat perhatian ekonomi saat ini sudah bergeser. Masalah Ukraina sudah tampak seperti berita lama,” kata  Lynch.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman April naik 90 sen, naik 0,8% dan berakhir di harga US$ 109 per barel saat diperdagangkan di London berbasis ICE Futures Europe, Jumat (7/3). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×