kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Data China topang AUD


Selasa, 24 September 2013 / 08:26 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka opsi pembelajaran tatap muka (PTM) kembali digelar secara daring.


Reporter: Cindy Silviana Sukma, Sunarti Agustina | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Dollar Australia menguat terhadap sejumlah mata uang utama. Indeks data manufaktur China yang positif memberi angin segar bagi aussie, sebutan valuta asing dollar Australia. Maklum, China merupakan mitra dagang utama Australia.

Pasangan AUD/USD, Senin (23/8) pukul 20.45 WIB, menguat 0,48% menjadi 0,9440 dibanding sehari sebelumnya. Pairing EUR/AUD melemah 0,61% menjadi 1,43080, dan pasangan AUD/JPY naik 0,06% menjadi 93,388.

Indeks manufaktur purchasing managers index (PMI) China yang dirilis oleh HSBC berada di level tertinggi selama enam bulan terakhir, menjadi 51,2 pada September. Angka ini naik dari level 50,1 pada Agustus. Sementara, proyeksi pasar sebelumnya di level 50,9. Dengan data positif manufaktur ini, dollar Australia ikut tertopang.

Namun, menurut Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures, penguatan aussie masih terbatas. "Masih terbuka peluang penurunan tingkat suku bunga sesuai dengan rencana Bank Sentral Australia (RBA) jika pertumbuhan ekonomi tak sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Sebaliknya, dollar AS tampak lesu karena ketidakpastian dari isu pemangkasan stimulus moneter The Fed. Ini menyebabkan pasar sedikit jenuh membeli dollar AS dan membuat dollar AS tertekan. Tapi, jika data konsumen Amerika positif dan indikasi pemangkasan stimulus montere kembali muncul, dollar AS akan kembali menguat. Suluh Adil Wicaksono, analis Millenium Penata Futures bilang, aussie juga terangkat harga komoditas dunia yang menguat, kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×