kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.684   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.641   44,90   0,68%
  • KOMPAS100 868   9,16   1,07%
  • LQ45 659   7,34   1,13%
  • ISSI 231   1,43   0,63%
  • IDX30 369   3,99   1,09%
  • IDXHIDIV20 457   5,85   1,30%
  • IDX80 99   1,09   1,11%
  • IDXV30 126   2,20   1,77%
  • IDXQ30 118   1,63   1,40%

Data China tekan bursa Asia


Jumat, 26 Juli 2013 / 06:10 WIB
ILUSTRASI. Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Ratas mengenai Evaluasi PPKM, Senin (3/01/2022), di Kantor Presiden, Jakarta.


Reporter: Kornelis Pandu Wicaksono, Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Pergerakan bursa Asia kian loyo. Kamis (25/7), indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,8% ke 135,84. Bursa India Sensex melemah paling dalam 1,42% ke 19.804,76. Diikuti Nikkei yang turun 1,14% ke 14.562,93

Analis Minna Padi Investama, Andre Setiawan menilai, pelemahan bursa Asia disebabkan data manufaktur China yang kurang baik. Selain itu, menurut Reza Priyambada, analis Trust Securities, menurunnya proyeksi pendapatan dan laba bersih Canon Inc menjadi penyebab melemahnya bursa Nikkei. Bahkan, menurut dia, saham berkapitalisasi kecil yang dinilai premium ikut terkena aksi jual.

Sementara, sentimen dari Amerika Serikat seiring meningkatnya pertumbuhan data penjualan rumah baru dan manufacturing PMI AS ikut menimbulkan reaksi negatif.

Andy Wibowo Gunawan, analis AAA Sekuritas pun menilai, bursa Asia berpotensi kembali melemah. "Pasar masih menunggu data durable goods orders dan job claim," kata dia.

Sedangkan, Andre memproyeksi, bursa Asia masih akan kembali melemah. Dia bilang, pasar juga sedang menunggu data manufaktur China. Dia memperkirakan, data tersebut kurang baik sehingga bursa Asia akan mengikuti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×