kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Danareksa akan tangani maksimal 3 IPO di sisa 2012


Kamis, 19 Juli 2012 / 16:35 WIB
Danareksa akan tangani maksimal 3 IPO di sisa 2012
ILUSTRASI. Cara menghilangkan daki bisa Anda lakukan dengan memakai minyak kelapa dan bahan alami yang lain.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Danareksa Sekuritas mempersiapkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) sebanyak dua hingga tiga perusahaan lagi sepanjang semester kedua 2012.

"Nilai totalnya sekitar Rp 3 triliun sampai Rp 4 triliun," ujar Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman, Kamis (19/7).

Meski belum menyebutkan nama perusahaan yang akan diurus IPO-nya, namun ia mengatakan bahwa sektornya adalah energi dan konsumer.

Tingkatkan ROE

Sampai akhir tahun ini, Danareksa Sekuritas menargetkan peningkatan return on equity (ROE) menjadi 10% dibandingkan tahun lalu sebesar 9,23%. Menurut Marciano perseroan tak terlalu mengejar pangsa pasar pada tahun ini karena ingin menggenjot sisi profitabilitas.

"Tahun ini, kami mau beralih dari perluasan pangsa pasar ke arah peningkatan kualitas. Kami akan banyak keluarkan biaya untuk training SDM dan sistem teknologi informasi (IT)," kata Marciano.

Saat ini, Danareksa Sekuritas sudah menyiapkan sistem IT baru dengan menggandeng beberapa vendor. Sistem ini akan diujicobakan dulu selama 1-2 bulan ke depan.

"Tahun depan akan kami luncurkan sistem ini. Pokoknya brand new Danareksa," ujar Marciano.

Sampai dengan kuartal I 2012, laba bersih Danareksa Sekuritas tercatat sebesar Rp 4,179 miliar. Posisi ini meningkat dibandingkan kuartal I 2011 yang masih mencatatkan rugi bersih senilai Rp 142,043 miliar. Kerugian ini disebabkan tahun lalu Danareksa masih menanggung beban penjamin emisi saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×