CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Danantara Kaji Porsi Kepemilikan Saham di BEI Pasca Demutualisasi


Minggu, 01 Februari 2026 / 19:45 WIB
Danantara Kaji Porsi Kepemilikan Saham di BEI Pasca Demutualisasi
ILUSTRASI. Danantara membuka peluang untuk masuk menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi. (Arif Ferdianto/Arif Ferdianto)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang untuk masuk menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi. 

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan pihaknya masih akan mengkaji porsi kepemilikan yang ideal sebelum mengambil keputusan investasi. Menurutnya, Danantara akan terlebih dahulu mempelajari berbagai kriteria investasi sebelum menentukan besaran kepemilikan yang akan diambil. 

"Kami lihat juga kan hampir di semua bursa lainnya di dunia ini Sovereign Wealth Fund-nya itu kan memang ikut ya. Rangenya bisa 15%, ada yang 25%, ada yang 30%," kata Rosan di gedung BEI, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Belajar Dari Singapura Hingga Hong Kong, Danantara Dorong Demutualisasi BEI

Rosan menegaskan bahwa peluang investasi tersebut tidak hanya terbuka bagi Danantara, tetapi juga memungkinkan partisipasi Sovereign Wealth Fund dari negara lain sebagai pemegang saham bursa.

"Kami akan lihat justru yang masuk ini bukan hanya Danantara tapi bisa Sovereign Wealth Fund lainnya juga. (Asing jadi pemegang saham) Iya bisa," tambah Rosan. 

Ia menambahkan, skema demutualisasi bertujuan memisahkan status anggota bursa dengan kepemilikan saham bursa. Saat ini, kepemilikan BEI sebagian besar masih berada di perusahaan sekuritas yang sekaligus berstatus sebagai anggota bursa. 

Baca Juga: BEI Akan Membuka Data Kepemilikan Saham di Bawah 5% Pada Awal Februari 2026

Dengan pemisahan tersebut, struktur kepemilikan diharapkan menjadi lebih terbuka sehingga tata kelola dan transparansi bursa dapat semakin meningkat.

"Jadi ini dipisahkan antara anggota dan kepemilikan, karena sekarang gabung dimiliki oleh sebagian sekuritas. Oleh sebab itu, ini dibuka supaya lebih baik dan lebih transparan lagi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×